ARSADA dan ProQua Consulting Gelar Workshop Perhitungan Unit Cost Rumah Sakit

ARSADA dan ProQua Consulting Gelar Workshop Perhitungan Unit Cost Rumah Sakit

April 7, 2019 by Admin Pakuwon0
WhatsApp Image 2019-04-05 at 22.41.40(1)
WhatsApp Image 2019-04-05 at 22.41.41
WhatsApp Image 2019-04-05 at 22.41.41(1)
WhatsApp Image 2019-04-05 at 22.41.40
SOLO – Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA) dan ProQua Consulting mengadakan Workshop Perhitungan Unit Cost (UC) Rumah Sakit dengan Methode Clinical Cost Modeling (CCM) Casemix INA-CBGs. Acara ini merupakan serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 4 April 2019 hingga 6 April 2019. Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang menghadiri Workshop tersebut yang diselenggarakan di Harris POP Hotel & Convention Solo pada hari Sabtu (6/4/2019).
Pembicara dari kegiatan workshop ini dihadiri oleh dokter-dokter ternama Indonesia, diantaranya adalah dr. R. Heru Ariyadi, MPH, dr. Tonang Dwi Ardiyanto, Sp.PK., PhD dan dr. Tri Muhammad Hani, MARS.
Kegiatan yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia ini digelar dengan tujuan untuk membahas bagaimana cara menghitung Unit Cost Rumah Sakit, khususnya dengan menggunakan Methode Clinical Cost Modeling (CCM) Casemix INA-CBGs ini.
Salah satu persoalan yang paling sering dikeluhkan oleh manajemen Rumah Sakit yang menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah besarnya deviasi atau perbedaan tarif paket INA-CBGs dengan total Tagihan (Billing) RS berdasarkan tarif rumah sakit. Disparitas tarif dalam konteks “defisit” ini selalu menimbulkan pertanyaan, apakah tarif INA-CBGs yang terlalu kecil atau tarif rumah sakit yang terlalu besar.
Tidak jarang “tuduhan” tarif INA-CBGs yang terlalu kecil ini menjadi salah satu penyebab komplain dari jajaran manajemen Rumah Sakit dan timbulnya resistensi khususnya di kalangan dokter di Rumah Sakit dalam memberikan pelayanan kepada pasien peserta program JKN (BPJS Kesehatan).
Prinsip dasar penghitungan Clinical Cost adalah menghitungan biaya yang terdapat pada Unit Penunjang Umum (Overhead) dan Unit Penunjang Medik (Intermediate) dan membebankan seluruh biaya tersebut ke Unit Pelayanan Medik (Final). Metode pembebanan biaya (alokasi) biaya menggunakan metode Step-Down Cost Acounting (SDCA) dengan cara dua tahap.
Workshop ini bertujuan mengembangkan metode penghitungan Unit Cost dengan memanfaatkan prinsip penghitungan Clinical Cost pada tool Clinical Cost Modeling (CCM). Metode yang dikembangkan dari hasil modifikasi CCM ini disebut dengan metode Clinical Cost Modified Indonesia atau CCMI. Pengembangan dan modifikasi ini dicoba pertama kali dengan menggunakan simulai tabel excel dan ketika sudah siap lalu dikembangkan menjadi sebuah aplikasi atau software berbasis Visual Basic Net (VB. Net) 2010 dan menggunakan database Microsoft Acces 2010.
Sumber: proquaconsulting.com
Humas RSU Pakuwon
Dimas Setya Putra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Partner Kami




Rumah Sakit Umum Pakuwon adalah sebuah rumah sakit di Sumedang yang membantu mengembangkan penyediaan sarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang yang bermutu dan terjangkau agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Beroperasi sejak 1999, Rumah Sakit Umum Pakuwon selalu menjadi Rumah Sakit Berkualitas yang memberikan pelayanan Paripurna kepada Masyarakat



Hubungi Kami


Jalan Rd Dewi Sartika Nomor 17 Sumedang, Provinsi Jawa Barat. 45311.

Layanan Telepon:
Informasi: 0261 210834
IGD 24 Jam: 0261 210931
Pendaftaran Whatsapp: +6281383888225
Kritik & Saran: +6281910011101

Email: info@rsupakuwon.com


Visit us on social networks:

Jalan Rd Dewi Sartika Nomor 17 Sumedang, Provinsi Jawa Barat. 45311.

Layanan Telepon:
Informasi: 0261 210834
IGD 24 Jam: 0261 210931
Pendaftaran Whatsapp: +6281383888225
Kritik & Saran: +6281910011101

Email: info@rsupakuwon.com


Visit us on social networks:


Copyright by RSU Pakuwon. All rights reserved.