aaa
aa
hasep
as
asss
03/Jun/2019

SUMEDANG – Team Medis Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang diberikan kepercayaan oleh PT Jasa Raharja dalam kegiatan pelayanan kesehatan cuma-cuma untuk pemudik, pada hari Minggu 2 Juni 2019.
Mudik telah menjadi salah satu kegiatan yang bisa memba­wa ­kebahagiaan bagi jiwa karena bisa bertemu dengan sanak keluarga di kampung halaman. ­Namun, mudik pun berdampak bagi fisik dan bukan tidak mungkin muncul keluhan penyakit.
Supaya uMdik tetap menyenangkan dan menyehatkan, mari ­persiapkan sebelum menempuh perjalanan panjang ini. Jaga Asupan Makanan, Bawa Bekal Makanan, Minum Air Putih yang Cukup, Hindari Minum Obat yang Bikin Ngantuk, dan Usahakan untuk Beristirahat Selama Perjalanan. Jadi, jangan cuma kendaraan saja yang dipersiapkan, kesehatanmu juga perlu dijaga agar bisa berlebaran dengan orang-orang terkasih.
Mudik atau pulang kampung bukan suatu beban berat bagi yang kebetulan kampung halamannya bisa ditempuh dalam hitungan jam, namun bagi yang harus menempuh perjalanan seharian atau bahkan berhari-hari apalagi dengan membawa kendaraan pribadi, acara mudik harus dipersiapkan benar-benar, terutama kondisi fisik.
Mudik sehat, Lebaran sehat, kita bisa bergembira berkumpul bersama keluarga menyambut hari yang penuh pengampunan.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440H.

DSCF1480
DSCF1525
DSCF1534
IMG_1658 - Copy
IMG_1666
IMG_1669
DSCF1558
IMG_1700
IMG_1769
DSCF1591
IMG_1758
IMG_1795
IMG_1801
IMG_1800
IMG_1830
DSCF1664
DSCF1665
IMG_1847
28/May/2019

SUMEDANG – Keluarga Besar Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa di bulan Suci Ramadan, mohon maaf lahir dan batin.
Keluarga Besar Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang mengadakan Acara “Berbagi Berkah Ramadan Bersama Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang” yang di selenggarakan di Aula RSU Pakuwon Sumedang, Senin 27 Mei 2019.
Acara ini pembagian santunan kepada anak yatim dan kepada Wargi sekitar Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang, dilanjut dengan tausiah dari Ustadz Budi Prayitno lalu dilanjutkan dengan Buka Bersama seluruh Direksi, Staff, dan Karyawan Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang dan diakhiri dengan solat taraweh berjamaah.
Pembagian santunan ini sebanyak 235 paket sembako kepada warga kurang mampu dan anak-anak yatim di lingkungan sekitar RSU Pakuwon, Apotek Pakuwon dan Apotek Parapatan.
Kegiatan ini merupakan kegiatan sudah rutin diselenggarakan setiap bulan Ramadan yang selalu diselenggerakan oleh Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang. RSU Pakuwon berkomitmen sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan, pihaknya berkomitmen untuk terus memberi manfaat kepada masyarakat luas.
“Kita memang tidak pernah bisa mendapatkan setiap hal yang kita inginkan, namun kita akan selalu bisa mensyukuri setiap hal yang kita dapatkan. Alhamdulillah, saat senyuman dan ucapan terimakasih yang tulus dari warga, itulah makna kebahagiaan yang sesungguhnya,” ujar Direktur Utama PT. Lingga Pakuwon Jaya, R Erna Yuliana Noerony SE.Ak,M.M, M.MRS. 
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

pariurna
67879f8d-3bfe-43c2-b432-18fbcf789968
DSCF1523
IMG_1622
DSCF1578
28/May/2019

SUMEDANG – Setelah melalui proses akreditasi yang cukup panjang, Rumah Sakit Umum (RSU) Pakuwon Sumedang, kini akhirnya berhasil medapatkan penilaian “Paripurna” dengan nomor sertifikat KARS-SERT/488/V/2019.
Penilaian ini diberikan langsung oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), setelah RSU Pakuwon dianggap telah memenuhi persayaratan dalam proses survei akreditasi SNARS 1 tersebut dilakukan oleh Tim dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) untuk Manajemen, Medis dan Keperawatan tanggal 23-26 April 2019 waktu lalu.
Maka dari itu, sebagai bentuk syukur atas raihan akreditasi tersebut PT Lingga Pakuwon Jaya yang menaungi RSU Pakuwon, kini sengaja menggelar syukuran dalam bentuk kegiatan bakti sosial dan berbagi berkah Ramadan, Selasa 28 Mei 2019.
Kegiatan itu sendiri diisi dengan pembagian santunan kepada 235 orang warga kurang mampu dan anak-anak yatim di lingkungan sekitar Rumah Sakit Umum Pakuwon, Apotek Pakuwon dan Apotek Parapatan.
Komisaris Utama PT Lingga Pakuwon Jaya, dr. H Noerony Hidayat mengatakan bahwa “Kegiatan  seperti ini, memang sudah rutin diselenggarakan setiap bulan Ramadan. Namun bedanya, khusus Ramadan tahun ini memang ada yang istimewa, kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur kami karena telah berhasil mendapatkan penilaian Akreditasi Paripurna dari KARS”.
Menurut Noerony, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan, pihaknya berkomitmen untuk terus memberi manfaat kepada masyarakat luas.
“Selain sebagai bentuk kepedulian kepada warga di sekitar, kegiatan ini memang sebagai bentuk syukur kami atas keberhasilan dalam meraih akreditasi Paripurna,” ujar Direktur Utama PT. Lingga Pakuwon Jaya, R Erna Yuliana Noerony SE.Ak,M.M, M.MRS.
Dijelaskan Erna, bagi sebuah rumah sakit, akreditasi Paripurna ini tentu sangatlah penting. Sebab, akreditasi tersebut merupakan sebuah pengakuan terhadap rumah sakit yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.
Erna menuturukan bahwa dengan diberikannya Akreditasi Paripurna, maka RSU Pakuwon ini telah dianggap memenuhi standar pelayanan rumah sakit yang berlaku.

DSCF1379
DSCF1083
DSCF1001
DSCF1212
DSCF1275
DSCF1022
DSCF1155
DSCF1354
DSCF1235
DSCF1380
DSCF1374
26/Apr/2019

SUMEDANG – Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan, Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang melaksanakan Survei Akreditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 1, Selasa (23/4/2019). Survei akan berlangsung sampai hingga Jumat (26/4/2019).
Survei akreditasi tersebut dilakukan oleh Tim dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) untuk Manajemen, Medis dan Keperawatan tanggal 23-26 April 2019 yang terdiri dari 3 orang yaitu Bapak dr. Muhammad Mansur, M.Kes, Bapak dr. Eko Nursucahyo, Sp.OG dan Ibu F. Arie Nursanti, S.Kep,Ns.,M.Kes
Ketua Tim Akreditasi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, sehubungan dengan telah ditetapkannya SNARS Edisi 1 yang lalu, maka dirumuskan juga persyaratan Akreditasi Rumah Sakit (PARS) yang mutlak harus dipenuhi oleh rumah sakit dapat lulus.
Tim dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) menuturkan bahwa beberapa persyaratan yang menjadi kewajiban rumah sakit untuk dipenuhi yaitu pertama, rumah sakit dipimpin oleh tenaga medis (dokter/dokter gigi). Kedua, rumah sakit memiliki izin operasional dan izin IPAL yang valid. Ketiga, rumah sakit mengadakan obat-obatan dari jalur distributor resmi.
Selain itu, persyaratan lainnya yaitu bila rumah sakit melaksanakan pelayanan kemoterapi, pelayanan tersebut harus sesuai standar dan peraturan perundang-undangan, serta seluruh staf medis yang memberikan asuhan kepada pasien di rumah sakit memiliki STR dan SIP yang valid.
Direktur Utama PT. Lingga Pakuwon Jaya, R Erna Yuliana Noerony SE.Ak,M.M, M.MRS dalam kegiatan pembukaan survei tersebut menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kedatangan tim akreditasi KARS. Erna juga memberikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang membantu proses akreditasi yang cukup panjang.
“Terima kasih kepada Team Surveyor dan terima kasih juga untuk segenap civitas hospitalia (Direksi, Direktur, Staff dan Karyawan Rumah Sakit Umum Pakuwon) atas kerja keras dan kerja team nya,” kata Direktur Utama PT. Lingga Pakuwon Jaya, Erna Yuliana Noerony SE.Ak.,M.M.,M.MRS.
Erna menyebut pihaknya sejauh ini telah mempersiapkan segala halnya terkait kelengkapan akreditasi. Dia juga mengatakan bahwa semua yang ada di Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang sesuai dengan kondisi sebenarnya dan sudah dipersiapkan dengan sebaik baiknya.
Ternyata memang benar Akreditasi itu mudah dan menyenangkan, kehidupan yang indah tidak terjadi begitu saja, melainkan dibangun dengan doa, kerja keras, pengorbanan dan cinta.

5948eef7-b47c-4d90-b9ae-0801cb4020e8
6cc994e2-11b7-4f46-a68d-aae83c619d28
9897df3d-1924-440d-8809-8d6e151055d0
1d9c7068-121d-4a70-bc99-31b8aabedc7e
6e56c02b-4afb-4cbe-852a-85763ba589b7
1e04b371-2586-4df1-95c3-5b7a92f3c06c
7f56a9f9-002b-4b91-a8b4-ff1e776b9819
e99ca063-435b-4555-9b82-c902627f5a5d
0ab14455-d800-4cd0-8762-a402da5250d0
a55b1fd5-7419-4be0-8705-0bf41c463486
11/Apr/2019

SUMEDANG – Perayaan HUT Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang. Tepat pada hari Rabu 10 April 2019, Rumah Sakit Umum Pakuwon menggelar perayaan ulang tahun dengan tema “Pakuwon di Hati” berbagi bersama anak-anak yatim & tausiyah oleh Ustadz Budi Prayitno. Tepat pada tanggal 5 April 2019 kemarin adalah hari ulang tahun Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang yang ke 19 tahun.
Acara ini berlangsung di Aula Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang. Hari ini RSU Pakuwon juga mendapat ucapan Selamat HUT dari Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan, S.E. dan beberapa perusahaan rekan kerja RSU Pakuwon. Acara perayaan HUT RSU Pakuwon ini dimulai dari jam 08.00 pagi dan dilanjutkan dengan Solat Dzuhur berjamaah.
Perayaan Hari Ulang Tahun Rumah Sakit Umum Pakuwon ini berlangsung dengan nyaman dan penuh suka cita dari seluruh pihak yang datang dan membantu kelangsungan acara perayaan HUT ini. Momentum ini, sebagai momentum untuk membangun semangat kebersamaan diantara kami, Sehingga dengan semangat kebersamaan, kami memiliki kemampuan untuk terus berusaha dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Memberikan pelayanan kesehatan prima oleh SDM yang profesional dan kompeten dibidangnya sehingga diharapkan Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang tetap Menjadi Rumah Sakit pilihan warga di Sumedang dan daerah sekitarnya.
Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang adalah Rumah Sakit Swasta Pertama di Kabupaten Sumedang. Rumah Sakit Berkualitas yang Memberikan Pelayanan Paripurna kepada Masyarakat
Acara selanjutnya yakni pemberian santuan kepada anak-anak yatim dari salah satu Yatim Piatu di daerah Kabupaten Sumedang. Acara santunan anak yatim Rumah Sakit Umum Pakuwon ini dihadiri oleh Bupati Sumedang, Bapak H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M. didampingi oleh Direktur PT Lingga Pakuwon Jaya, Ibu R Erna Yuliana Noerony SE.Ak,M.M, M.MRS. Pemberian santunan tersebut diwakili oleh Bapak H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M selaku Bupati Sumedang. Acara ini juga dihadiri oleh seluruh Direksi, Staff, dan Karyawan PT Lingga Pakuwon Jaya
Ibu R Erna Yuliana Noerony SE.Ak,M.M, M.MRS. Direktur PT Lingga Pakuwon Jaya Mengatakan bahwa, Alhamdulillah tak terasa sudah 19 tahun RSU Pakuwon memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Sumedang dan sekitarnya.  Terimakasih kepada Bapak Bupati Sumedang, Bapak H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M. Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, Masyarakat Kabupaten Sumedang dan sekitarnya dan Stakeholder atas dukungan nya sehingga sampai saat ini kami terus berkiprah melayani masyarakat. Selamat ulang tahun yang ke-19 untuk Rumah Sakit Umum Pakuwon, Jayalah… Majulah… RSU Pakuwon!
Terimakasih kepada masyarakat atas kepercayaanya kepada kami. Semoga kami tetap menjadi kebanggan untuk Warga Sumedang dan sekitarnya. Mohon dukungan dan doanya agar kami dapat terus berbenah memperbaiki segala kekurangan dan tetap mempertahankan segala kebaikan yang sudah ada. Peningkatan akan selalu kami lakukan di berbagai aspek Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang.

WhatsApp Image 2019-04-05 at 22.41.40(1)
WhatsApp Image 2019-04-05 at 22.41.41
WhatsApp Image 2019-04-05 at 22.41.41(1)
WhatsApp Image 2019-04-05 at 22.41.40
07/Apr/2019

SOLO – Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA) dan ProQua Consulting mengadakan Workshop Perhitungan Unit Cost (UC) Rumah Sakit dengan Methode Clinical Cost Modeling (CCM) Casemix INA-CBGs. Acara ini merupakan serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 4 April 2019 hingga 6 April 2019. Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang menghadiri Workshop tersebut yang diselenggarakan di Harris POP Hotel & Convention Solo pada hari Sabtu (6/4/2019).
Pembicara dari kegiatan workshop ini dihadiri oleh dokter-dokter ternama Indonesia, diantaranya adalah dr. R. Heru Ariyadi, MPH, dr. Tonang Dwi Ardiyanto, Sp.PK., PhD dan dr. Tri Muhammad Hani, MARS.
Kegiatan yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia ini digelar dengan tujuan untuk membahas bagaimana cara menghitung Unit Cost Rumah Sakit, khususnya dengan menggunakan Methode Clinical Cost Modeling (CCM) Casemix INA-CBGs ini.
Salah satu persoalan yang paling sering dikeluhkan oleh manajemen Rumah Sakit yang menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah besarnya deviasi atau perbedaan tarif paket INA-CBGs dengan total Tagihan (Billing) RS berdasarkan tarif rumah sakit. Disparitas tarif dalam konteks “defisit” ini selalu menimbulkan pertanyaan, apakah tarif INA-CBGs yang terlalu kecil atau tarif rumah sakit yang terlalu besar.
Tidak jarang “tuduhan” tarif INA-CBGs yang terlalu kecil ini menjadi salah satu penyebab komplain dari jajaran manajemen Rumah Sakit dan timbulnya resistensi khususnya di kalangan dokter di Rumah Sakit dalam memberikan pelayanan kepada pasien peserta program JKN (BPJS Kesehatan).
Prinsip dasar penghitungan Clinical Cost adalah menghitungan biaya yang terdapat pada Unit Penunjang Umum (Overhead) dan Unit Penunjang Medik (Intermediate) dan membebankan seluruh biaya tersebut ke Unit Pelayanan Medik (Final). Metode pembebanan biaya (alokasi) biaya menggunakan metode Step-Down Cost Acounting (SDCA) dengan cara dua tahap.
Workshop ini bertujuan mengembangkan metode penghitungan Unit Cost dengan memanfaatkan prinsip penghitungan Clinical Cost pada tool Clinical Cost Modeling (CCM). Metode yang dikembangkan dari hasil modifikasi CCM ini disebut dengan metode Clinical Cost Modified Indonesia atau CCMI. Pengembangan dan modifikasi ini dicoba pertama kali dengan menggunakan simulai tabel excel dan ketika sudah siap lalu dikembangkan menjadi sebuah aplikasi atau software berbasis Visual Basic Net (VB. Net) 2010 dan menggunakan database Microsoft Acces 2010.
Sumber: proquaconsulting.com
Humas RSU Pakuwon
Dimas Setya Putra

WhatsApp-Image-2019-04-05-at-21.53.29-1200x1198.jpeg
05/Apr/2019

SUMEDANG – Selamat Ulang Tahun Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang. Pendirian Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang berangkat dari kepedulian dr. H. Noerony serta membantu pemerintah didalam penyediaan sarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang yang bermutu dan terjangkau agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal.
Untuk mewujudkannya maka didirikan sebuah Rumah Sakit oleh Yayasan Lingga Pakuwon Jaya yaitu Rumah Sakit Umum Pakuwon. Tepat pada tanggal 5 April 2019 adalah hari ulang tahun Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang yang ke 19 tahun.
Sesuai dengan visinya yakni “Menjadi Rumah Sakit Berkualitas Yang Memberikan Pelayanan Paripurna kepada Masyarakat”. 19 tahun kami telah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Komitmen kami adalah bersama-sama dengan berbagai pihak untuk membangun Sumedang yang kita cintai, salah satunya dalam bidang Kesehatan.
Pada hari ini bersamaan juga dengan merayakan Hari Ulang Tahun Komisaris Utama dr. H Noerony Hidayat yang ke-82, PT Lingga Pakuwon Jaya yang ke-7, PT Pakuwon Jaya Asri yang ke-2, dan Yayasan Pakuwon Foundation yang ke-2.
Momentum ini, sebagai momentum untuk membangun semangat bebersamaan diantara kami, Sehingga dengan semangat kebersamaan, kami memiliki kemampuan untuk terus berusaha dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Memberikan pelayanan kesehatan prima oleh SDM yang profesional dan kompeten dibidangnya sehingga diharapkan Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang tetap Menjadi Rumah Sakit pilihan warga di Sumedang dan daerah sekitarnya.
Terimakasih kepada masyarakat atas kepercayaanya kepada kami. Mohon dukungan dan doanya agar kami dapat terus berbenah memperbaiki segala kekurangan dan tetap mempertahankan segala kebaikan yang sudah ada. Peningkatan akan selalu kami lakukan di berbagai aspek.
Wilujeng Milad Rumah Sakit Umum Pakuwon ke 19 Tahun.
Humas RSU Pakuwon
Dimas Setya Putra

WhatsApp Image 2019-04-05 at 10.08.11
WhatsApp Image 2019-04-05 at 10.08.59
WhatsApp Image 2019-04-05 at 10.09.00
WhatsApp Image 2019-04-05 at 10.10.56
WhatsApp Image 2019-04-05 at 10.10.57-2
WhatsApp Image 2019-04-05 at 10.10.57
WhatsApp Image 2019-04-05 at 10.10.58
05/Apr/2019

SUMEDANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang mengadakan peringatan Hari TB sedunia 2019. Acara ini merupakan serangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada bulan Maret s.d April 2019. Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang menghadiri acara puncak yang diselenggarakan di Pesantren Al Ma’mum, Gunung Datar, Kecamatan Tanjungkerja, Kabupaten Sumedang pada hari Kamis (4/4/2019).
Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS) yang diperingati pada 24 Maret setiap tahun, dirancang untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa TBC sampai saat ini menjadi epidemi di dunia. Di Indonesia Tuberkulosis merupakan penyebab kematian nomor satu di antara penyakit menular lainnya.
Dengan mengambil tema peringatan HTBS tahun 2019 “Saatnya Indonesia Bebas TBC,mulai dari saya” diharapkan dapat menggerakan hati setiap orang untuk menyadari bahwa eliminasi TBC bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan tetapi tanggung jawab setiap individu yang ada,baik sehat maupun sakit.
TBC merupakan penyakit menular langsung yang ditularkan antar manusia lewat semburan dahak atau udara. Penyakit ini sebenarnya bisa disembuhkan asal pasien mengonsumsi obat secara teratur. Sayangnya lama pengobatan menjadi faktor pasien malas mengonsumsi obat selama periode enam bulan.
Pada peringatan Hari TB sedunia ini sekaligus gerakan mengajak semua pihak, baik jajaran pemerintah, untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis. Sebagai bentuk kepedulian dalam penanggulangan TB. Maka, dilakukan simbolis penanda tanganan Komitmen Bersama Menuju Indonesia Bebas TBC. Karena penanganan TBC menjadi tanggung jawab bersama untuk mengkampanyekan stop TBC.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan, perwakilan Kapolres Sumedang, Dandim 0610/Sumedang, Perangkat Daerah, Organisasi Masyarakat, Kader Kesehatan, Puskesmas se-Kabupaten Sumedang, serta RSUD Sumedang.
Humas RSU Pakuwon
Dimas Setya Putra

WhatsApp Image 2019-03-30 at 11.51.24
WhatsApp Image 2019-03-30 at 11.51.28
WhatsApp Image 2019-03-30 at 11.51.26
WhatsApp Image 2019-03-30 at 11.51.27
WhatsApp Image 2019-03-30 at 11.51.29
31/Mar/2019

CILEGON – Beberapa Staff Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang mengadakan kegiatan monitoring dan evaluasi ke tempat pemusnahan sampah medis ke Plant PT Wastec International Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Kamis (28/3/2019).
Sebagaimana kita ketahui, dasar pelaksanaan penyehatan lingkungan rumah sakit Peraturan Menteri Kesehatan Nomor Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 1204/MENKES/SK/X/2004 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.
Pengelolaan limbah dari fasilitas pelayanan kesehatan juga telah diatur secara khusus dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 56 Tahun 2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Peraturan ini telah mengatur secara rinci bagaimana limbah medis dikelola mulai dari sumbernya hingga pengelolaan limbah residu dari proses insinerasi.
Upaya kesehatan di lingkungan rumah sakit bertujuan untuk mewujudkan lingkungan rumah sakit baik in door ataupun out door yang aman, nyaman, dan sehat bagi para pasien, pekerja, pengunjung dan masyarakat di sekitar rumah sakit, kejadian pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan yang ditimbulkan oleh rumah sakit dapat ditekan sekecil mungkin atau bila mungkin dihilangkan.
Limbah medis yang dihasilkan rumah sakit maupun klinik membutuhkan penanganan khusus. Salah satu penanganan limbah yang digolongkan sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) ini adalah dengan dibakar di dalam insinerator.  RSU Pakuwon saat ini menggunakan jasa pengolah limbah medis agar Pengelolaan limbah medis sesuai dengan Teknologi Insenerator dan Ramah Lingkungan.
Saat ini Rumah Sakit Umum Pakuwon dan PMI Sumedang telah mengadakan kerjasama dengan salah satu perusahaan jasa pengolah limbah medis yang telah ter verifikasi oleh Kementrian Lingkungan Hidup (KLHK). Perusahaan ini adalah PT Wastec International  yang berlokasi di Cilegon, Banten.
Pengelolaan limbah dapat didefinisikan sebagai suatu tindakan yang dilakukan terhadap limbah mulai dari tahap pengumpulan di tempat sumber, pengangkutan, penyimpanan serta tahap pengolahan akhir yang berarti pembuangan atau pemusnahan. Maka dari itu RSU Pakuwon berupaya untuk memusnahkan semua sampah dan limbah medis yang ada, agar lingkungan aman dan nyaman.

 

HUMAS RSU Pakuwon
Dimas Setya Putra

WhatsApp Image 2019-03-31 at 10.50.08
WhatsApp Image 2019-03-31 at 10.50.06
WhatsApp Image 2019-03-31 at 10.50.12
WhatsApp Image 2019-03-31 at 10.50.09
WhatsApp Image 2019-03-31 at 10.50.14
WhatsApp Image 2019-03-31 at 10.50.13
31/Mar/2019

SUMEDANG – Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang mengadakan pelatihan dengan In House Training Penanggulangan Kebakaran. Acara ini diselenggarakan bagi seluruh karyawan”. Acara di dengan Pembicara Drs. H. Dadan., M.Si dan Arifin Rachmat S., S.IP. Acara diselenggarakan di Aula Gedung Baru dan di Pelataran Parkir RSU Pakuwon, Pada hari Sabtu (30/3/2019,).
Perkembangan teknologi kini memacu timbulnya berbagai resiko kecelakaan kerja, salah satunya yang mungkin terjadi adalah kebakaran. Peristiwa kebakaran merupakan sebuah peristiwa yang dapat terjadi setiap saat. Tidak ada ruang ataupun lingkungan yang terbebas dari resiko kebakaran, dimana peristiwa tersebut dapat mengakibatkan korban materi serta adanya korban jiwa maupun kerugian lain secara tidak langsung.
Kita sebagai manusia dituntut untuk selalu siap siaga terhadap datangnya musibah kebakaran dengan menyiapkan alat pemadam kebakaran. Dalam Rangka menambah keterampilan dan penguasaan pemahaman tentang Penanggulangan Kebakaran di Lingkungan Rumah Sakit Umum Pakuwon. RSU Pakuwon mengadakan Pelatihan Penanggulanan Kebakaran.
Pelatihan ini terjalin atas kerjasama antara RSU Pakuwon Sumedang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumedang. Hal ini dilakukan bertujuan agar setiap karyawan dapat lebih memahami cara penanganan pertama jika terjadi kebakaran di Lingkungan RSU Pakuwon maupun di luar lingkungan rumah sakit.  Pelatihan ini berlangsung dalam suasana serius namun santai, serta diharapkan karyawan RSU Pakuwon dapat mempraktekkannya dengan baik dan benar.
Sebelum dilakukan praktek pemadaman api, peserta diberikan pengenalan berbagai macam jenis penyebab kebakaran, alat pemadam kebakaran, bagaimana mencegah meluasnya kebakaran berdasarkan jenis penyebab kebakaran, managemen keadaan kebakaran yaitu struktur gugus tugas pada saat ada kejadian kebakaran.
Pelatihan kemudian ditutup dengan praktek lapangan tentang cara penanggulangan kebakaran dengan beberapa alat pemadam kebakaran. Diharapkan setelah mengikuti Pelatihan Pencegahan & Penanggulangan Kebakaran, para peserta training diharapkan mampu memahami fungsi alat pemadam kebakaran, mampu menggunakan alat pemadam kebakaran yang benar dan tepat, mampu menganalisa faktor-faktor yang menyebabkan kebakaran, dan mampu mendesign management alat pemadam kebakaran di Rumah Sakit.

 

HUMAS RSU Pakuwon
Dimas Setya Putra

Partner Kami




Rumah Sakit Umum Pakuwon adalah sebuah rumah sakit di Sumedang yang membantu mengembangkan penyediaan sarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang yang bermutu dan terjangkau agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Beroperasi sejak 1999, Rumah Sakit Umum Pakuwon selalu menjadi Rumah Sakit Berkualitas yang memberikan pelayanan Paripurna kepada Masyarakat



Hubungi Kami


Jalan Rd Dewi Sartika Nomor 17 Sumedang, Provinsi Jawa Barat. 45311.

Layanan Telepon:
Informasi: 0261 210834
IGD 24 Jam: 0261 210931
Pendaftaran Whatsapp: +6281383888225
Kritik & Saran: +6281910011101

Email: info@rsupakuwon.com


Visit us on social networks:

Jalan Rd Dewi Sartika Nomor 17 Sumedang, Provinsi Jawa Barat. 45311.

Layanan Telepon:
Informasi: 0261 210834
IGD 24 Jam: 0261 210931
Pendaftaran Whatsapp: +6281383888225
Kritik & Saran: +6281910011101

Email: info@rsupakuwon.com


Visit us on social networks:


Copyright by RSU Pakuwon. All rights reserved.