1234
123
1233
1221
12/Jun/2020

SUMEDANG – Bertempat di IPP Kabupaten Sumedang, Bupati Sumedang H Donny Ahmad Munir menerima kunjungan dari Wakil Ketua DPRD Prov. Jawa Barat Hj. Ineu Purwadewi Sundari. Kunjungan tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan Alat Kesehatan berupa Alat Pelindung Diri lengkap. Kunjungan ini dilaksanakan pada hari Selasa (9/6/2020)
Bantuan tersebut menurut Bupati Sumedang nantinya akan sangat bermanfaat sekali bagi tenaga medis yang berada di seluruh kawasan di Kabupaten Sumedang. Bantuan ini sangat berarti bagi seluruh stakeholder yang berjuang di garda terdepan melawan pandemi COVID-19 ini.
Tampak hadir juga dalam acara tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Irwansyah Putra,serta Pimpinan cabang Bank BJB Sumedang Graha Noviana dan Direktur RSU Pakuwon Sumedang dr. Fauziah Fatma.
Sementara itu, Direktur RSU Pakuwon Sumedang dr. Fauziah Fatma menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Daerah Sumedang beserta jajarannya yang telah mendonasikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD). RSU Pakuwon merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, apalagi saat ini barang tersebut sangat sulit didapatkan dan ketersediannya sedikit.
RSU Pakuwon tentunya merasa senang dan bangga dengan semakin banyaknya bantuan APD, mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya oleh tim medis selaku garda terdepan.
Humas Pakuwon

asw
qwqwq
01/May/2020

SUMEDANG – Pemerintah Indonesia saat ini telah menetapkan status darurat corona, dan mengimbau seluruh warga untuk membatasi kegiatan di tempat ramai.  Tim Security RSU Pakuwon melakukan pengcekan suhu tubuh yang dilakukan 1×24 jam. Dilakukannya pengecekan tes suhu tubuh ini karna meningkatnya kewaspadaan terhadap paparan virus COVID-19 ini.
Pengukuran suhu tubuh ini dilakukan terhadap pasien, pengantar pasien, pengunjung dan karyawan/ti RSU Pakuwon Sumedang di Pintu masuk Rawat Jalan dan Rawat Inap serta seluruh orang yang masuk kedalam kawasan RSU Pakuwon.
Saat ini sudah menjadi semacam “kebiasaan” baru, sebelum memasuki area RSU Pakuwon biasanya akan ada petugas yang memeriksa suhu tubuh menggunakan termometer inframerah.
Suhu tubuh normal manusia berada pada kisaran 36,5 – 37,2 derajat Celcius. Ketika suhu tubuh berada di atas normal, itu berarti tubuh sedang berjuang melawan penyakit atau infeksi yang menyerang. Termometer yang digunakan adalah termometer inframerah yang ditodongkan ke dahi dan bagian area tubuh, seperti yang banyak digunakan di area-area publik.
Jadi sediakan setidaknya termometer dan hand sanitizer untuk mengantisipasi virus Corona sehingga Anda bisa mengetahui apakah suhu Anda aman dari gejala virus Corona atau tidak.
Humas Pakuwon

WhatsApp Image 2020-08-19 at 13.03.12 (1)
WhatsApp Image 2020-08-19 at 13.03.14
WhatsApp Image 2020-08-19 at 13.03.11 (1)
WhatsApp Image 2020-08-19 at 13.03.13
WhatsApp Image 2020-08-19 at 13.03.12
WhatsApp Image 2020-08-19 at 13.03.11
WhatsApp Image 2020-08-19 at 13.03.13 (1)
WhatsApp Image 2020-08-19 at 13.03.13 (2)
05/Apr/2020

SUMEDANG – Rumah Sakit Umum Pakuwon menerima bantuan alat cuci tangan pakai sabun (CTPS) berupa wastafel portabel dari Jabar Bergerak Pusat Ibu Atalia Praratya Kami dan pemasangan langsung dilakukan oleh Tim Jabar Bergerak Sumedang. Acara ini digelar Pada hari Kamis (2/4/2020).
Direktur Rumah Sakit Umum Pakuwon dr. Fauziah Fatma mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas kepedulian dari seluruh Tim Jabar Bergerak yang dipimpibn langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam rangka melakukan pencegahan penyebaran COVID-19.
dr. Fauziah Fatma optimistis bantuan tersebut akan sangat bermanfaat dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19, sekaligus dapat mendidik masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun khususnya di Area RSU Pakuwon. Untuk lokasi pemasangan CTPS di antaranya ditempatkan di sudut-sudut seluruh RSU Pakuwon Sumedang.
Untuk Wargi Sumedang yang datang ke Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang bisa melakukan terlebih dahulu cuci tangan di area yang telah disediakan, karena cuci tangan dengan air mengalir memakai sabun jauh lebih baik dari menggunakan hand sanitizer.
Humas Pakuwon

qwe
qweq
qww
20/Mar/2020

SUMEDANG – Tim Dokter RSU Pakuwon mengadakan rapat koordinasi penyusunan petunjuk teknis penanganan kasus COVID-19 di Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang. Rapat di pimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan Medis drg. Rikky Bagus Pratama yang dihadiri oleh Tim Satgas COVID-19 RSU Pakuwon Sumedang bertempat di ruang rapat RSU Pakuwon. Rapat ini diselenggarakan pada hari Kamis (19/3/2020)
Pada kesempatan yang sama juga, dr Sanditia Gumilang, Sp.PD.,M.HKes memberikan arahan teknis untuk tim bagaimana menerapkan kewaspadaan standar harus selalu diterapkan di semua fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman bagi semua pasien dan mengurangi risiko infeksi lebih lanjut.
Dalam rangka memastikan identifikasi awal pasien suspek, fasyankes perlu memperhatikan: daftar pertanyaan skrining, mendorong petugas kesehatan untuk memiliki tingkat kecurigaan klinis yang tinggi, pasang petunjuk-petunjuk di area umum berisi pertanyaan-pertanyaan skrining sindrom agar pasien memberi tahu tenaga kesehatan, algoritma untuk triase, media KIE mengenai kebersihan pernapasan.
Semoga wabah virus Covid-19 ini bisa di cegah oleh seluruh lapisan masyarakat Republik Indonesia! #AYOPAKAIMASKER #LAWANCOVID19
Humas Pakuwon

111
113
112
114
115
20/Mar/2020

SUMEDANG – Dilakukannya penerapan pembatasan sosial (social distancing) di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan RSU Pakuwon Sumedang merupakan upaya kami untuk pencegahan penyebaran COVID-19.
Untuk bisa menjaga jarak dengan orang,sebagai tindakan pencegahan Virus COVID-19 langkah ini sekaligus mengurangi jumlah meningkatnya resiko terpapar virus tersebut.
Saat ini menerapkan social distancing dirasa sangat penting dalam masa pandemi COVID-19 ini. Pembatasan social dilakukan dengan meminta masyarakat untuk mengurangi interaksi sosial mereka dengan tetap tinggal di dalam rumah maupun pembatasan penggunaan transportasi publik seperti kereta, bus, maupun pesawat yang tidak perlu, dan sebisa mungkin hindari jam sibuk ketika harus berpergian.
Hal dasar yang dapat dilakukan sebenarnya adalah dengan menghindari berkumpul dengan teman atau kerabat, menunda dulu berkunjung dan kegiatan berkumpul bersama. Jika terpaksa butuh keluar dari rumah lebih baik menjaga jarak sekitar 1-2 meter dan tidak berkontak langsung secara fisik dengan orang lain. Salah satu himbauan yang paling penting dan paling mudah dilakukan adalah menjaga kebersihan diri dan rajin mencuci tangan karena dengan melakukan hal tersebut dapat membantu membunuh kuman yang berada di tangan.
Direktur RSU Pakuwon dr. Fauziah Fatma menghimbau agar seluruh warga Sumedang tanpa terkecuali untuk mengikuti petunjuk tersebut dengan ketat dan membatasi tatap muka dengan teman atau keluarga dengan harapan agar penyebaran virus corona ini dapat segera dibendung dan masa pandemi ini akan segera berakhir.
Humas Pakuwon.

WhatsApp Image 2020-03-09 at 19.49.02
WhatsApp Image 2020-03-09 at 19.49.02 (1)
WhatsApp Image 2020-03-09 at 19.49.02 (2)
09/Mar/2020

Rumah Sakit Umum Pakuwon menghadiri Pembukaan Pelatihan Pelatih Di Tempat Kerja (Mentor Pemagangan) Angkatan I, II, III & IV yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Acara Pelatihan Pelatih Di Tempat Kerja (Mentor Pemagangan) Angkatan I, II, III & IV ini diselenggarakan selama 7 hari kedepan. Acara ini digelar di Kota Bekasi, Jawa Barat dan dimulai pada tanggal 9 maret 2020 sampai dengan 15 maret 2020.
Pembukaan Pelatihan Pelatih Di Tempat Kerja (Mentor Pemagangan) Angkatan I, II, III & IV yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI diikuti oleh PT Lingga Pakuwon Jaya (Rumah Sakit Umum Pakuwon) bersama 99 utusan Instansi swasta Se-Indonesia. Tujuan diselenggarakan acara ini adalah untuk bersinergi dengan pemerintah mewujudkan SDM pemagangan yang kompeten dan profesional.
Humas Pakuwon

WhatsApp Image 2020-03-08 at 10.40.10 (1)
WhatsApp Image 2020-03-08 at 10.40.10 (2)
WhatsApp Image 2020-03-08 at 10.40.10
08/Mar/2020

Dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus Corona di Indonesia, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang dan Rumah Sakit Umum Pakuwon bersiaga dengan melakukan sosialisasi. Sosialisasi tentang infeksi virus dengan nama Novel Corona Virus (Ncov) ini bertujuan untuk membangun pemahaman dan kesadaran tentang penyebaran virus berbahaya ini dan menjalin kerja sama seluruh instansi terkait dengan rumah sakit dan puskemas di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang. Acara ini digelar pada hari sabtu (7/3/2020).
Sosialisasi tentang infeksi virus dengan nama Novel Corona Virus (Ncov) ini bertujuan untuk membangun pemahaman dan kesadaran tentang penyebaran virus berbahaya ini dan menjalin kerja sama seluruh instansi terkait dengan rumah sakit dan puskemas di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang.
Rumah Sakit Umum Pakuwon menghadiri acara sosialisasi yang masif terhadap masyarakat untuk pencegahan virus corona (2019-nCoV) yang bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang. Melalui penyuluhan yang efektif dan masif kepada masyarakat serta populasi rentan melalui arahan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang.
Berharap penyuluhan yang efektif dan masif ini masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan. Kewaspadaan harus selalu diutamakan dalam berbagai hal. Terlebih saat ini sudah ada 6 warga Indonesia yang positif mengidap Virus Corona.
Wabah virus yang berasal dari Cina ini telah menyebar ke 27 negara di dunia, dan telah menjadi perhatian WHO dan Kementerian Kesehatan seluruh negara. Saat ini telah 20.626 orang positif terinfeksi dengan korban sebanyak 462 jiwa. Angka kematian ini memang masih di bawah angka kematian akibat MERS dan SARS, namun kecenderungannya angka ini akan bertambah, sehingga harus diantisipasi oleh semua pihak.
Humas Pakuwon

WhatsApp Image 2020-03-06 at 13.18.45
WhatsApp Image 2020-03-06 at 13.18.46
WhatsApp Image 2020-03-06 at 13.18.47
WhatsApp Image 2020-03-06 at 13.18.46 (1)
WhatsApp Image 2020-03-06 at 13.18.45 (1)
06/Mar/2020

SUMEDANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang melakukan Kunjungan dalam rangka verifikasi persiapan pelayanan Poli DOTS yang akan dibuka oleh RSU Pakuwon Sumedang. Kunjungan ini langsung di wakilkan oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang dan didampingin oleh Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Pakuwon drg. Rikky Bagus Pratama, Kepala Bagian Umum RSU Pakuwon I’oh Ratiah, dr. Sanditia, Sp.PD beserta jajarannya. Kunjungan ini dilaksanakan pada hari Jum’at (6/3/2020).
Penyakit TB adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman  M.tb Sebagian besar kuman M.tb menyerang parutetapi dapat jugamengenai organ tubuh lainnyaMenurut WHO sekitar 8 juta penduduk dunia diserang TB dengan angka kematian mencapai 3 juta orang per tahun. Di negara berkembangkematian ini merupakan 25% dari kematian penyakit yang sebenarnya dapat dicegah. Diperkirakan 95% penderita TB berada di negara-negara berkembang. Dengan munculnya epidemi HIV/AIDS, jumlah penderita TB akan meningkatKematian perempuan karena TB lebih banyak daripada kematian karena kehamilan, persalinan serta nifas. WHO mencanangkan keadaan darurat global (global emergency) untuk penyakit TB pada tahun 1993 karena diperkirakan sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi oleh kuman TB.
Pemberantasan TB sebenarnya telah dimulai sejak lama tetapi hasilnya belum menggembirakan. Sebelum ada strategi DOTS (Directly Observe Treatment Shortcourse)   cakupan program sebesar 56% dengan angka kesembuhan yang dapat dicapai hanya 40-60%. Karena pengobatan yang tidak teratur dan kombinasi obat yang tidak cukup di masa lalu, kemungkinan telah timbul kekebalan kuman TB atau multi drug resistance (MDR) terhadap Obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara meluas.
Salah satu keberhasilan menurunkan angka TB di Indonesia yakni melayani pengobatan dengan strategi DOTS (Directly, Observed, Treatment, Short Course). Di RSU Pakuwon Sumedang sendiri, DOTS baru akan mulai diterapkan awal tahun 2020 ini untuk penanganan TB Paru.
Penjabaran dari DOTS sendiri adalah Pusatkan (Direct attention) pada identifikasi Bakteri Tahan Asam (BTA) positif, Observasi (Observe) langsung pasien, lakukan pengobatan (Treatment) dengan regimen obat, dan OAT jangka pendek (Short Course) melalui pengelolaan, distribusi dan penyediaan obat yang baik.
Diharapkan dengan dibukanya Poli DOTS di RSU Pakuwon Sumedang ini bisa membantu pasien dengan gejala TB yang mengalami batuk-batuk dua minggu atau lebih, diperiksa dahaknya. Mulai dari dari gejala ditangani hingga semua. Tujuan dari strategi ini untuk memutus rantai penularan dan menurunkan angka kematian akibat penularan TBC,
Humas Pakuwon

DSCF2681
DSCF2674
DSCF2684
DSCF2707
DSCF2710
DSCF2687
04/Mar/2020

SUMEDANG – Pada hari Rabu (4/3/2020) Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang melakukan Giat Koordinasi Bersama Dinas Kesehatan dan Kepolisian Resort Kabupaten Sumedang. Giat koordinasi ini dilakukan guna mengantisipasi peredaran virus corona pasca ditetapkannya Siaga 1 Corona.
Dalam persiapan penanganan pasien suspect Virus Corona (2019-nCoV). Untuk mengetahui langkah-langkah yang perlu diambil untuk keselamatan Warga Indonesia khususnya Warga Sumedang itu sendiri.  Hal itu, telah ditindaklanjuti Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang dengan berkoordinasi dengan Kepolisian Resort Kabupaten Sumedan bersama pihak Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang Rabu (04/03) siang. Koordinasi ini dilakukan bersama di area RSU Pakuwon Sumedang dengan dihadiri oleh perwakilan dari pihak Rumah Sakit, Dinkes serta Kepolisian Kabupaten Sumedang.
Novel Corona virus (2019-nCoV) adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernafasan. Virus ini berasal dari Cina.Novel Corona virus merupakan virus yang masih satu keluarga dengan virus penyebab SARS dan MERS. Kewaspadaan harus selalu diutamakan dalam berbagai hal. Terlebih masa sekarang sudah adanya sejumlah warga Indonesia yang positif mengidap Virus Corona.
Sampai saat ini belum ditemui kasus transmisi Novel Corona virus ini  antar manusia, tetapi yang baru terdeteksi adalah  transmisi virus dari binatang ke manusia. Kadinkes juga menyebutkan bahwa tingkat kematian pada kasus corona jauh lebih rendah dari pada kasus MERS dan SARs, atau pada kasus flu burung yang pernah merebak beberapa waktu lalu di dunia.
Diharapkan dengan adanya kesinambungan koordinasi yang baik antara Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang dan Kepolisian Resort Kabupaten Sumedang dapat menenangkan masyarakat. Kita perlu lakukan langkah-langkah bersama sehingga masyarakat di Kabupaten Sumedang merasa aman dan nyaman.
Humas Pakuwon

miraj
ALI08723
IMG_7735
;iiii
ALI08813
04/Mar/2020

SUMEDANG – Rumah Sakit Umum Pakuwon Mengadakan acara Silaturahmi dan Siraman Rohani dalam memperingati Isra Wal Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H. Acara dilaksanakan di Aula Kantor Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang. Acara ini digelar pada hari Selasa (3/3/2020).
Acara Isra Mi’raj dibuka dengan lantunan tilawah yang disenandungkan oleh Ustadz H. Budi Prayitno . Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang dr. Fauziah Fatma. Pada kesempatan tersebut segenap para undangan yang hadir secara hikmat mendengarkan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz H. Budi Prayitno dengan tema “Pertolongan Allah Itu Dekat”. Acara ini juga dihadiri oleh Direktur PT Lingga Pakuwon Jaya Ibu R Erna Yuliana Noerony SE.Ak,M.M, M.MRS beserta jajarannya.
Orang nomor satu di PT Lingga Pakuwon Jaya ini merasa bangga dibalik, sebab ditengah kesibukannya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sumedang, dirinya beserta jajarannya masih sempat menggelar acara peringatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW.
“Semoga peringatan Peringatan Isra Mi’raj 1441 H/2020 Nabi Besar Muhammad SAW ini menjadi berkah buat kita semua, dan semoga menjadi amalan kebaikan buat kita semua di kemudian hari”
Direktur Rumah Sakit Umum Pakuwon dr. Fauziah Fatma juga mengatakan bahwa beliau meminta doa restu untuk kesembuhan, kelancaran, dan penyakit yang sedang terjadi di Indonesia saat ini. Beliau juga mengatakan bahwa kita sebagai umatnya harus selalu percaya bahwa Pertolongan Allah itu Dekat dan kita sebagai hamba nya harus lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan Perjalanan pada malam hari Rasulullah SAW dari masjidil haram (Makkah al Mukarramah) ke masjidil al Aqsha (Palestina), kemudian di mi’rajkan (dinaikan dari Masjidil al Aqsha hingga ke atas langit ketujuh) ke Sidratul Muntaha untuk menghadap kepada Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.
Humas Pakuwon

Partner Kami




Rumah Sakit Umum Pakuwon adalah sebuah rumah sakit di Sumedang yang membantu mengembangkan penyediaan sarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang yang bermutu dan terjangkau agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Beroperasi sejak 1999, Rumah Sakit Umum Pakuwon selalu menjadi Rumah Sakit Berkualitas yang memberikan pelayanan Paripurna kepada Masyarakat



Hubungi Kami


Jalan Rd Dewi Sartika Nomor 17 Sumedang, Provinsi Jawa Barat. 45311.

Layanan Telepon:
Informasi: 0261 210834
IGD 24 Jam: 0261 210931
Pendaftaran Whatsapp: +6281383888225
Kritik & Saran: +6281910011101

Email: info@rsupakuwon.com


Visit us on social networks:

Jalan Rd Dewi Sartika Nomor 17 Sumedang, Provinsi Jawa Barat. 45311.

Layanan Telepon:
Informasi: 0261 210834
IGD 24 Jam: 0261 210931
Pendaftaran Whatsapp: +6281383888225
Kritik & Saran: +6281910011101

Email: info@rsupakuwon.com


Visit us on social networks:


Copyright by RSU Pakuwon. All rights reserved.