SUMEDANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang mengadakan peringatan Hari TB sedunia 2019. Acara ini merupakan serangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada bulan Maret s.d April 2019. Rumah Sakit Umum Pakuwon Sumedang menghadiri acara puncak yang diselenggarakan di Pesantren Al Ma’mum, Gunung Datar, Kecamatan Tanjungkerja, Kabupaten Sumedang pada hari Kamis (4/4/2019).
Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS) yang diperingati pada 24 Maret setiap tahun, dirancang untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa TBC sampai saat ini menjadi epidemi di dunia. Di Indonesia Tuberkulosis merupakan penyebab kematian nomor satu di antara penyakit menular lainnya.
Dengan mengambil tema peringatan HTBS tahun 2019 “Saatnya Indonesia Bebas TBC,mulai dari saya” diharapkan dapat menggerakan hati setiap orang untuk menyadari bahwa eliminasi TBC bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan tetapi tanggung jawab setiap individu yang ada,baik sehat maupun sakit.
TBC merupakan penyakit menular langsung yang ditularkan antar manusia lewat semburan dahak atau udara. Penyakit ini sebenarnya bisa disembuhkan asal pasien mengonsumsi obat secara teratur. Sayangnya lama pengobatan menjadi faktor pasien malas mengonsumsi obat selama periode enam bulan.
Pada peringatan Hari TB sedunia ini sekaligus gerakan mengajak semua pihak, baik jajaran pemerintah, untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis. Sebagai bentuk kepedulian dalam penanggulangan TB. Maka, dilakukan simbolis penanda tanganan Komitmen Bersama Menuju Indonesia Bebas TBC. Karena penanganan TBC menjadi tanggung jawab bersama untuk mengkampanyekan stop TBC.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan, perwakilan Kapolres Sumedang, Dandim 0610/Sumedang, Perangkat Daerah, Organisasi Masyarakat, Kader Kesehatan, Puskesmas se-Kabupaten Sumedang, serta RSUD Sumedang.
Humas RSU Pakuwon
Dimas Setya Putra